Perbedaan Antara Bit dan Byte

Perbedaan Antara Bit dan Byte

Di era digital saat ini, hampir semua informasi disimpan dan ditransmisikan secara digital melalui perangkat elektronik seperti komputer, smartphone, dan lain sebagainya. Namun, bagaimana cara kerja perangkat elektronik ini untuk mengolah dan menyimpan data digital tersebut? Di balik layar perangkat kita, terjadi proses yang melibatkan bit dan byte. Bit dan byte merupakan satuan terkecil yang digunakan untuk merepresentasikan data digital. Walaupun saat ini banyak penggunaan istilah bit dan byte dalam kehidupan sehari-hari, mungkin pengertian dasar mengenai bit dan byte belum sepenuhnya diketahui oleh sebagian orang. Oleh karena itu, artikel ini akan menjelaskan secara singkat mengenai pengertian, perbedaan, dan contoh penerapan bit serta byte.

Pengertian Bit

Bit merupakan satuan terkecil yang digunakan untuk merepresentasikan informasi digital dalam sistem binary. Satu bit hanya dapat memiliki dua nilai logika, yaitu 0 atau 1. Nilai 1 mewakili kondisi tegangan tinggi, sedangkan nilai 0 mewakili kondisi tegangan rendah pada sirkuit digital. Ukuran fisik sebuah bit sangat kecil, tergantung pada ukuran komponen elektronik pada perangkat terkait.

Namun, bit itu sendiri tidak memiliki arti atau makna secara individual. Untuk merepresentasikan informasi yang lebih kompleks, bit-bit ini digabungkan menjadi kelompok yang lebih besar yang disebut byte. Satu byte terdiri dari delapan bit, dan dapat mewakili salah satu dari 256 kombinasi nilai yang berbeda, mulai dari 00000000 hingga 11111111 dalam sistem binary.

Dalam penggunaan sehari-hari, byte digunakan sebagai satuan dasar untuk mengukur ukuran data komputer, seperti kapasitas penyimpanan atau kecepatan transfer data. Byte juga digunakan untuk merepresentasikan karakter dalam sistem pengkodean seperti ASCII atau Unicode, di mana setiap karakter direpresentasikan oleh satu atau lebih byte.


Pengertian Byte

Byte merupakan satuan terkecil yang mampu mewakili makna atau arti suatu informasi digital. Byte terdiri dari delapan bit yang tergabung menjadi satu kesatuan. Dengan delapan bit, byte mampu mewakili 256 kombinasi nilai yang berbeda ( (2^8). Besar byte cukup untuk mewakili satu karakter alfabet, angka atau simbol tertentu. Dalam komputer dan sistem digital lainnya,  1 byte = 8 bit digunakan untuk merepresentasikan satu karakter huruf/angka. Byte telah menjadi standar minimum satuan terkecil yang digunakan sistem komputer dan jaringan untuk mengolah, menyimpan, dan mengirimkan informasi/data digital seperti teks, gambar, suara dan sebagainya.

Perbedaan Antara Bit dan Byte

Berikut adalah perbedaan utama antara bit dan byte:

  1. Size: 1 byte = 8 bit
  2. Value: bit hanya terdiri dari 0 dan 1, sedangkan byte dapat merepresentasikan nilai antara 0 hingga 255, karena terdiri dari 8 bit yang dapat menghasilkan kombinasi 256 nilai yang berbeda.
  3. Fungsi: Bit hanya mewakili keadaan ON/OFF, sedangkan Byte dapat mewakili karakter, angka, dan simbol
  4. Kandungan Informasi: Bit tidak memiliki makna sendiri, sedangkan Byte sudah dapat merepresentasikan makna terkecil dalam sistem komputer
  5. Kapasitas Penyimpanan: Semakin banyak bit, semakin besar kapasitas penyimpanan data. Misalnya, 1 KB = 1000 byte, 1 MB = 1000 KB dst
  6. Sistem Operasi: Bit digunakan untuk proses logika dasar CPU, sedangkan File sistem menyimpan data berdasarkan ukuran byte.

Contoh penerapan Bit dan Byte yang sering kita lihat

1. Kecepatan Internet: Kecepatan download dan upload internet sering diukur dalam satuan Mbps (megabit per detik). Satu byte terdiri dari 8 bit, sehingga 1 megabit (Mb) setara dengan 0,125 megabyte (MB). Contohnya, jika provider layanan internet di Indonesia menawarkan kecepatan download 50 Mbps, maka ini berarti pengguna dapat mendownload data dengan kecepatan 50 megabit per detik.
Contoh kecepatan layanan internet oleh salah satu provider di indonesia


Mbps mengacu pada kecepatan dalam megabit per detik, sedangkan MBps mengacu pada megabyte per detik. Jika diubah satuannya, 50 Mbps setara dengan sekitar 6,25 MBps (50 Mbps ÷ 8 = 6,25 MBps). 
Demikian pula, apabila disebutkan kecepatan download sebesar 100 Mbps, berarti kecepatannya 100 megabit per detik atau setara 12,5 MBps (100 Mbps ÷ 8 = 12,5 MBps). Dengan kata lain, kecepatan internet seringkali dituliskan dalam satuan Mbps, sementara perhitungannya dapat dikonversi ke MBps.

"Kenapa dibagi 8? Karena 1 Byte = 8 Bit". Dengan kata lain, 1 Mb (megabit) setara dengan 0,125 MB (megabyte) karena harus dibagi dengan jumlah bit yang membentuk 1 byte, yaitu 8 bit. 


2. Penyimpanan: Pada umumnya, pihak pembuat harddisk menggunakan sistem binary dalam menghitung kapasitas penyimpanan. Mereka mengacu pada ukuran 1 kilobyte (KB) sebagai 1024 byte, 1 megabyte (MB) sebagai 1024 kilobyte, 1 gigabyte (GB) sebagai 1024 megabyte, dan seterusnya. Sebagai contoh, sebuah harddisk dengan label 1 terabyte (TB) dalam sistem biner memiliki kapasitas sekitar 1.099.511.627.776 byte.

Hard Disk WD 1 TB

Di sisi lain, pihak PC atau smartphone  umumnya menggunakan sistem desimal dalam menghitung kapasitas penyimpanan. Mereka mengacu pada ukuran 1 kilobyte sebagai 1000 byte, 1 megabyte sebagai 1000 kilobyte, 1 gigabyte sebagai 1000 megabyte, dan seterusnya. 

Kapasitas Penyimpanan Hard Disk 1 TB

Sebagai contoh, ketika melihat kapasitas harddisk tersebut di PC, yang terlihat di OS adalah sekitar 931 gigabyte (GB), karena mengikuti perhitungan desimal.

3. Ukuran File Foto dalam Satuan Byte: Salah satu contoh penerapan bit dan byte yang sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari adalah pada ukuran file digital, seperti foto. Sebagai contoh, kita memiliki sebuah foto dalam format PNG (Portable Network Graphics) yang memiliki ukuran 12,4 KB (kilobyte). 


Untuk mengetahui ukuran file foto tersebut dalam satuan byte, kita dapat melakukan konversi. Karena 1 kilobyte (KB) sama dengan 1.000 byte, maka 12,4 KB setara dengan:

12,4 KB x 1.000 = 12.400 byte. Jadi, foto berformat PNG tersebut memiliki ukuran 12.400 byte.

Namun, terkadang kita juga melihat ukuran file foto yang berbeda, misalnya 16 KB (Size on Disk). Apa perbedaannya dengan ukuran 12,4 KB yang telah kita hitung sebelumnya?

Perbedaannya terletak pada cara penghitungannya. Ukuran 12,4 KB merupakan ukuran file asli atau ukuran sebenarnya dari foto tersebut. Sedangkan 16 KB (Size on Disk) adalah ukuran yang ditampilkan oleh sistem operasi saat menyimpan file tersebut di dalam penyimpanan.

Sistem operasi biasanya menggunakan sistem biner (binary) untuk menghitung ukuran file, di mana 1 KB = 1.024 byte. Sehingga 16 KB (Size on Disk) sebenarnya setara dengan:

16 KB x 1.024 = 16.384 byte

Jadi, meskipun ukuran asli foto tersebut adalah 12,4 KB atau 12.400 byte, namun ketika disimpan di dalam penyimpanan, sistem operasi membulatkan ukurannya menjadi 16 KB (16.384 byte).

Penutup

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa bit dan byte merupakan dua satuan dasar yang saling terkait dalam dunia digital. Bit adalah satuan terkecil yang hanya mampu mewakili dua nilai, yaitu 0 dan 1. Sementara byte, yang terdiri dari 8 bit, sudah dapat mewakili lebih banyak kombinasi nilai dan mampu merepresentasikan berbagai jenis informasi digital seperti karakter, angka, maupun simbol.

Pemahaman mengenai konsep bit dan byte ini sangat penting dalam era digital saat ini. Karena di balik layar perangkat elektronik yang kita gunakan sehari-hari, proses pengolahan, penyimpanan, dan transmisi data digital sangat bergantung pada cara kerja bit dan byte. Dengan mengetahui dasar-dasar bit dan byte, kita dapat lebih memahami cara kerja berbagai teknologi digital yang semakin kompleks.

Semoga penjelasan dalam artikel ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita semua mengenai konsep bit dan byte. Semakin paham dasar-dasar digital, semakin mudah kita beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi di masa depan. Terimakasih, sampai jumpa di artikel selanjutnya!
Copyright © 2022 AndroZaw Template By Ngacode

Search Tips ! cari sesuai keingin anda contoh : Minecraft Free Server